Soe Hok Gie Berperan Sebagai Pergerakan Mahasiswa

Soe-Hok-Gie-Berperan-Sebagai-Pergerakan-Mahasiswa

pergerakansosialis – Soe Hok Gie memiliki peranan penting dalam dinamika pergerakan mahasiswa tahun 1966-1969. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mendeskripsikan biografi Soe Hok Gie dan aktivitasnya sebagai mahasiswa; (2) Menganalisa kondisi sosial politik ekonomi bangsa Indonesia dan dinamika dalam pergerakan mahasiswa tahun 1966-1969; (3) Menganalisa peranan Soe Hok Gie dalam dinamika pergerakan mahasiswa Indonesia tahun 1966-1969.

Penelitian skripsi ini menggunakan metode penelitian sejarah menurut Kuntowijoyo. Tahap pertama adalah pemilihan topik sebagai kegiatan awal untuk menentukan permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian. Tahap kedua adalah pengumpulan sumber yang didapat dari sumber tertulis sebagai sumber primer, sekunder dan sumber pendukung. Sumber tertulis didapatkan dari catatan harian Soe Hok Gie yang telah dibukukan, kumpulan tulisan dan artikel yang ditulis Soe Hok Gie di surat kabar, dan berbagai karya tulis lainnya.

Tahap ketiga adalah verifikasi yaitu kritik sumber atau keabsahan sumber. Tahap keempat adalah interpretasi yang merupakan tahap penafsiran untuk mengkorelasikan data dari berbagai sumber. Tahap kelima adalah penulisan sejarah hasil dari penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa Soe Hok Gie memiliki peran dalam pergerakan mahasiswa Indonesia tahun 1966-1969. Aksi demonstrasi mahasiswa tahun 1966 merupakan imbas dari bergejolaknya kondisi ekonomi dan politik pasca peristiwa G30S 1965. Kondisi politik yang tidak stabil, membuat kondisi perekonomian juga tidak stabil. Harga-harga kebutuhan pokok, tarif angkutan umum, harga bensin dan jasa pengiriman, semua naik.

Baca Juga : Hubungan Partai Buruh Belanda Dengan Kaum Pergerakan Indonesia

Kondisi sulit ini dirasakan oleh hampir semua lapisan masyarakat, termasuk mahasiswa. Mahasiswa mulai bergerak untuk menuntut perbaikan kondisi ekonomi. Mahasiswa membentuk Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) dan mencetuskan Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura). Perkembangan pergerakan mahasiswa tidak terlepas dari adanya dinamika.

Aksi demonstrasi mahasiswa tahun 1966 dihadapkan pada situasi pertentangan. Pertentangan antara kelompok militan yang bertekad terus melakukan aksi demonstrasi dan kelompok yang berkompromi pada keadaan dengan mengendurkan aksi demosntrasi. Dinamika juga terjadi di aktivitas KAMI sebagai induk organisasi mahasiswa yang tidak memiliki skap tegas antara bergerak untuk tujuan moral atau tujuan politik. Dinamika juga terjadi dalam aktivitas kegiatan kemahasiswaan, dengan adanya persaingan antara mahasiswa yang memegang prinsip independen dan organisasi ekstra universitas. Kata Kunci: Peranan Soe Hok Gie, Pergerakan Mahasiswa, Dinamika, Aktivis Mahasiswa, Awal Orde Baru, Tahun 1966-1969.